Sabtu, 20 Juni 2026

RESENSI BUKU 


Satu Tahun Bersama Rimbawan Sumbar

Penulis: Ferdinal Asmin
Penerbit: Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat
Tahun Terbit: 2026

Hutan, Masyarakat, dan Masa Depan Sumatera Barat

Buku Satu Tahun Bersama Rimbawan Sumbar bukan sekadar laporan kinerja tahunan sebuah organisasi perangkat daerah. Buku ini merupakan dokumentasi perjalanan pembangunan kehutanan Sumatera Barat selama periode Juni 2025 hingga Juni 2026 yang disajikan dalam format infografis yang menarik, mudah dipahami, dan kaya data.

Sejak halaman awal, pembaca diajak memahami bahwa pembangunan kehutanan tidak lagi semata-mata berbicara tentang pohon, kawasan hutan, atau konservasi, melainkan tentang bagaimana hutan dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat tanpa mengorbankan keberlanjutan sumber daya alam. Gagasan tersebut menjadi benang merah yang menghubungkan seluruh isi buku.

Kekuatan Buku

Salah satu kekuatan utama buku ini adalah kemampuannya menjembatani bahasa teknokratis kehutanan dengan bahasa publik. Berbagai program seperti Perhutanan Sosial, rehabilitasi hutan dan lahan, perlindungan hutan, pengelolaan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE), hingga pengembangan agroforestri disajikan secara ringkas namun informatif.

Buku ini juga menunjukkan bahwa pembangunan kehutanan di Sumatera Barat telah bergerak menuju pendekatan yang lebih holistik. Hutan diposisikan sebagai:

  • Penyangga air dan energi.
  • Relung pangan masyarakat.
  • Penopang ekonomi petani hutan.
  • Habitat keanekaragaman hayati.
  • Instrumen mitigasi perubahan iklim.
  • Modal pembangunan daerah jangka panjang.

Pendekatan tersebut sejalan dengan pemikiran penulis yang selama bertahun-tahun banyak menulis mengenai perhutanan sosial, modal sosial, aksi kolektif masyarakat, dan pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat.

Nilai Strategis

Buku ini penting karena hadir pada saat sektor kehutanan menghadapi tantangan besar, mulai dari perambahan hutan, pertambangan tanpa izin, kebakaran hutan dan lahan, hingga dampak perubahan iklim. Alih-alih hanya menampilkan capaian, buku ini juga mengakui adanya tantangan yang masih harus dihadapi bersama.

Bagi kalangan birokrasi, buku ini dapat menjadi model pelaporan pembangunan yang komunikatif. Bagi akademisi, buku ini menyajikan data dan pengalaman lapangan yang dapat menjadi bahan pembelajaran. Sementara bagi masyarakat umum, buku ini memperlihatkan bahwa keberhasilan menjaga hutan sesungguhnya sangat bergantung pada kolaborasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, dan organisasi masyarakat sipil.

Catatan Kritis

Sebagai buku infografis, kedalaman analisis pada beberapa tema tentu tidak dapat disajikan secara rinci. Pembaca yang ingin memahami lebih jauh mengenai metodologi pengukuran kinerja, dinamika sosial masyarakat sekitar hutan, atau aspek ekonomi kehutanan perlu merujuk pada publikasi lain yang lebih akademik.

Namun demikian, keterbatasan tersebut justru merupakan konsekuensi dari pilihan format buku yang memang ditujukan untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Kesimpulan

Satu Tahun Bersama Rimbawan Sumbar adalah buku yang berhasil mengubah laporan kinerja menjadi narasi pembangunan. Buku ini tidak hanya mencatat apa yang telah dilakukan, tetapi juga mengingatkan mengapa hutan harus dijaga.

Pesan penutup buku ini menjadi inti dari seluruh gagasan yang dibangun:

"Hutan adalah Kita di Masa Depan."

Kalimat tersebut bukan sekadar slogan, melainkan ajakan untuk melihat hutan sebagai sumber air, pangan, energi, keanekaragaman hayati, dan kesejahteraan generasi mendatang. Dengan bahasa yang sederhana, visual yang kuat, dan pesan yang jelas, buku ini layak dibaca oleh siapa saja yang peduli terhadap masa depan Sumatera Barat dan masa depan hutannya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar